Search

Selasa, 17 April 2012

Rokok Bahaya Terhadap Kulit


Pengaruh merokok terhadap rona kulit



Saat Anda merokok, substansi-substansi racun semacam karbon monoksida, nikotin dan ammonia serta beberapagas racun lain dalam jumlah yang lebih kecil akan ikut terhisap dan selanjutnya masuk ke dalam sirkulasi darah.Nikotin yang terserap ke dalam sirkulasi akan memicu plak-plak di dinding pembuluh darah, sehingga memperkecillebar kaliber pembuluh-pembuluh kapiler termasuk pembuluh-pembuluh kapiler halus yang mengalir ke jaringan kulit.


Sementara itu, di dalam sirkulasi darah hemoglobin akan lebih condong mengikat karbon monoksida 200 x lebih kuatdibandingkan ia mengikat oksigen, sehingga kadar karbon monoksida di dalam darah semakin lama semakin lebihtinggi daripada kadar oksigen dan sel-sel jaringan (termasuk jaringan kulit) akan ‘tersengal-sengal’ karena kekuranganoksigen untuk hidupnya. Kadar oksigen yang rendah di dalam darah membuat ‘permintaan’ oksigen (oxygen demand)sel dan jaringan semakin tinggi sehingga otak akan meregulasi respons berupa pengerutan ukuran pembuluh darah(vasokonstriksi) agar laju pengantaran oksigen ke sel dan jaringan menjadi lebih cepat.


Kedua hal di atas (pembuluh-pembuluh kapiler halus kulit berkurang kalibernya akibat plak serta mengerut ukurannya)ditambah lagi jumlah darah yang mengalir ke kulit justru darah yang kekurangan oksigen, mengakibatkan warna kulitkehilangan rona menjadi pucat dan kurang segar. Adanya hemoglobin yang terikat dengan karbon monoksida di dalamsirkulasi darah ke kulit memperburuk gambaran kulit menjadi lebih gelap sedikit kekuningan (yellowish grey).


Selain perubahan rona dan warna kulit, kulit perokok biasanya lebih kering dibandingkan kulit normal. Hal inidiakibatkan asap panas yang dilepaskan saat oleh rokok kemudian berkontak dengan kulit, terutama kulit wajah.




Pengaruh merokok terhadap kerutan wajah





Saat Anda terbuai dalam nikmatnya menghirup rokok Anda dalam-dalam, secara tidak sadar Anda akanmengernyitkan sudut-sudut luar mata Anda dan juga mengatupkan bibir dalam-dalam. Kedua aktivitas tersebutmemperburuk/mempertegas gambaran kerutan-kerutan kulit pada sudut luar mata dan juga kerutan-kerutan kulit disekitar bibir. Untuk Anda yang memutuskan ingin melakukan prosedur peremajaan wajah, hal ini tentunya menjadikontradiksi: di saat Anda akan berepot-repot menjalani prosedur operatif, Anda justru tidak menghindari hal-hal yangmemperburuk kerutan yang ada.

Pengaruh merokok terhadap penuaan dini 



Dalam memproses 1 batang rokok, tubuh manusia mengkonsumsi 35 mg vitamin C. Vitamin C adalah vitamin tidakstabil dan mudah terdegradasi. Kecukupan vitamin C didapatkan tubuh hanya dari konsumsi makanan, vitamin ini tidakdapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Salah satu fungsi vitamin C adalah mempertahankan mutu dan keutuhan jalinanserat kolagen kulit. Kolagen adalah serat-serat protein kulit yang menentukan tampilan kulit mulus, kencang dan awetmuda. Berkurangnya vitamin C, membuat jalinan-jalinan serat kolagen terburai sehingga membuat gambaran kerutanprematur di beberapa tempat khas seperti di sudut mata dan di sekitar mulut.

Pengaruh merokok terhadap penyembuhan luka





Untuk penyembuhan luka yang baik diperlukan 2 faktor, yaitu faktor yang berasal dari dalam (dari lukanya sendiri) sertafaktor yang berasal dari luar (dari lingkungan). Faktor yang berasal dari dalam termasuk di antaranya adalah oksigenasijaringan yang baik, sementara faktor dari luar adalah kelembaban di sekitar luka yang optimal.


Seperti diuraikan di atas, bahwa merokok akan mengakibatkan oksigenasi jaringan yang buruk pada jaringan normal.Pada jaringan yang mengalami perlukaan, misalnya jaringan yang mengalami sayatan operasi, kebutuhan oksigenjustru menjadi lebih tinggi daripada kebutuhan normal. Karena itu sel-sel jaringan pada luka operasi orang yangmerokok akan ‘tersengal-sengal’ relatif lebih berat karena kekurangan oksigen yang diharapkan justru mendapatsediaan kadar oksigen yang rendah di dalam aliran darah. Oleh karena itu, risiko kematian sel-sel kulit dan/ataujaringan bawah kulit menjadi lebih serius. Adanya jaringan yang non-vital akan memudahkan tumbuhnya infeksi kumankulit, dan kedua kondisi tersebut akan sangat mengancam hasil akhir penyembuhan luka operasi.


Kulit perokok yang biasanya lebih kering dibandingkan kulit normal akan lebih memperburuk penyembuhan. Kulit yangkering relatif lebih mudah terpecah-pecah, sehingga masa penyembuhan luka menjadi sangat memanjang.

Ditulis Oleh : Arighi // 00.28
Kategori:

0 komentar:

Poskan Komentar

Hanya menampilkan komentar M.A.N.U.S.I.A bukan S.P.A.M . (Promosi, SARA, Kata" Tabu ) Terimakasih.